Rabu, 14 April 2010

Dakwah dan Khutbah

Dakwah Dan Khutbah


Sebagai umat Islam, kita berkewajiban untuk menyiarkan dan berdakwah atau mengajak seluruh umat manusia agar beriman dan bertakwa kepada Allah SWT serta gemar beramar ma’ruf nahi munkar.
A. DakwahSecara bahasa (etimologi) dakwah berarti mengajak, menyeru atau memanggil. Adapun secara istilah (terminologi), dakwah bermakna menyeru seseorang atau masyarakat untuk mengikuti jalan yang sudah ditentukan oleh Islam berdasarkan Al Qur’an dan hadis untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Firman Allah SWT.. Artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS An Nahl : 125) lihat al-Qur’an online di Goole,
Rasulullah SAW merupakan contoh sosok yang telah melaksanakan segenap tugas dakwah secara maksimal sehingga mencapai hasil yang maksimal. Melalui dakwah rasulullah itulah ajaran-ajaran Allah yang keseluruhannya adalah untuk kebahagian umat manusia di dunia dan akhirat dapat tersiar dan diterima serta diamalkan oleh umat manusia di seluruh dunia.
Rasulullah suka berbincang-bincang atau berdialog dengan para sahabat dalam situasi dan kondisi apapun. Kesempatan-kesempatan semacam itu selalu dimanfaatkan untuk menyampaikan ajaran-ajaran yang diterimanya dari Allah. Cara berdakawah rasulullah melalui dialog ini terbukti tidak saja mampu memberi pemahaman yang baik kepada sahabat tentang Islam, bahkan juga mengubah perilaku mereka ke arah yang lebih baik. Lebih dari itu, melalui cara dialog rasulullah juga telah berhasil membina sejumlah sahabat menjadi ulama dan pemuka Islam berkualitas tinggi.
Pada awalnya rasulullah berdakwah kepada masyarakat disekeliling beliau yang dikenal dengan sebutan generasi sahabat. Selanjutnya generasi meneruskan dakwah rasulullah tersebut kepada generasi berikutnya yang disebut generasi tabi’in. Generasi tabi’in juga meneruskan kepada generasi berikutnya yaitu tabiit tabiin. Demikianlah seterusnya sehingga dakwah rasulullah SAW sampai kepada generasi umat Islam seluruh dunia yang hidup sekarang ini. Generasi modern ini pun tentu saja akan meneruskan dakwah rasulullah kepada generasi yang akan hidup di zaman mendatang. Setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan ayat-ayat atau ajaran Islam kepada saudaranya yang lain sebagaimana hadis nabi Muhammad SAW yang menyatakan sebagai berikut.
ﺒﻠﻐﻮﺍ ﻋﻨﻲ ﻭﻟﻮ ﺃﻴﺔ (ﺮ ﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎ ﺭﻯ ﻭ ﻤﺳﻟﻢ)
Artinya : “Sampaikanlah dari ku walaupun satu ayat.” (HR Bukhari)
Ada hal-hal yang harus disiapkan dan diperhatikan sebelum seseorang menjalankan tanggung jawab untuk menyampaikan ajaran Islam, yaitu sebagai berikut.
1. Bersikap lemah lembut, tidak berhati kasar dan tidak merusak.
2. Menggunakan akal dan selalu dalam koridor mengingat Allah SWT
3. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti
4. Mengutamakan musyawarah dan berdiskusi untuk memperoleh kesepakatan bersama
5. Materi dakwah yang disampaikan harus mempunyai dasar hukum yang kuat dan jelas sumbernya (Al Qur’an dan hadis) dan disertai dengan hikmahnya
6. Tidak meminta upah atas dakwah yang dilakukannya
7. Menyampaikan dengan ikhlas dan sabar, harus sesuai waktu, pada orang dan tempat yang tepat
8. Tidak menghasut orang lain untuk bermusuhan, merusak, berselisih dan mencari-cari kesalahan umat atau agama lain
9. Melakukan dakwah dan beramal shaleh
10. Tidak menjelek-jelekan atau membeda-bedakan orang lain karena inti yang harus disampaikan dalam berdakwah adalah tentang tauhid dan ajaran Islam yang sesuai dengan tuntunan rasulullah

B. Khotbah
Khotbah merupakan kegiatan berdakwah atau mengajak orang lain untuk meningkatkan kualitas takwa dan memberi nasihat yang isinya merupakan ajaran agama. Khotbah yang sering dilakukan dan dikenal luas dikalangan umat Islam adalah khotbah Jumat dan khotbah dua hari raya yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Orang yang memberikan materi khotbah disebut khatib.
1. Syarat-syarat untuk menjadi khatib diantaranya sebagai berikut.
Khatib harus laki-laki dewasa
Khatib harus mengetahui tentang ajaran Islam agar khotbah yang disampaikan tidak membingungkan atau menyesatkan jemaahnya
Khatib harus mengetahui tentang syarat, rukun dan sunah khotbah Jumat
Khatib harus mampu dan fasih berbicara di depan umum
Khatib harus bisa membaca ayat-ayat Al Qur’an dengan baik dan benar
2. Syarat khotbah Jumat
Setiap mengerjakan salat Jumat pasti disertai dengan khotbah yang dilaksanakan sebelum salat dan setelah masuk waktu zuhur. Tidak sah salat jumat apabila tidak didahului oleh khotbah. Dalam khotbah salat jumat ini khotib mengingatkan jemaah agar lebih meningkatakan iman dan takwa kepada Allah SWT serta menganjurkan atau mendorong jemaah agar beribadah dan beramal shaleh
Khotbah jumat memiliki syarat-syarat antara lain sebagai berikut.
a. Khotbah harus dilaksanakan dalam bangunan yang dipakai untuk salat jumat
b. Khotbah disampaikan khotib dengan berdiri (jika mampu) dan terlebih dahulu memberi salam
c. Khotbah dibawakan agak cepat namun teratur dan tertib. Salah satu bentuk pelaksanaan khotbah yang tertib adalah mengikuti sabagai contoh hadis berikut ini yang artinya: “Rasulullah SAW berkhotbah dengan berdiri dan beliau duduk diantara dua khotbah.” (HR Jamaah kecuali Bukhari dan Turmuzi)
d. Setelah khotbah selesai segera dilaksanakan salat jumat
e. Rukun khotbah dibaca dengan bahasa Arab, sedangkan materi khotbahnya dapat menggunakan bahasa setempat.
f. Khotbah dilaksanakan setelah tergelincir matahari (masuk waktu zuhur) dan dilaksanakan sebelum salat jumat.
g. Khotbah disampaikan dengan suara yang lantang dan tegas, namun tanpa suara yang kasar. Hadis menyebutkan sebagai berikut. Yang artinya : “Bila rasulullah SAW berkhotbah kedua matanya memerah, suaranya tegas dan semangatnya tinggi bagai seorang panglima yang memperingatkan kedatangan musuh yang menyergap di kala pagi atau sore.” (HR Muslim dan Ibnu Majjah)
3. Rukun Khotbah jumat
Rukun khotbah harus dilakukan dengan tertib. Apabila rukun khotbah tidak dilaksanakan dengan tertib, salat jumat tersebut akan menjadi tidak sah. Adapun rukun khotbah tersebut adalah sebagai berikut.
Membaca hamdalah
Membaca shalawat atas nabi
Membaca syahadatain yaitu syahadat tauhid dan syahadat rasul
Berwasiat atau memberikan nasehat tentang ketakwaan dan menyampaikan ajaran Islam tentang aqidah, Syariah atau muamalah
Membaca ayat Al Qur’an dalam salah satu khotbah dan lebih baik pada khotbah yang pertama
Mendoakan kaum muslim dan muslimat.
4. Sunah khotbah jumat
Ketika menyampaikan khotbah jumat, ada hal-hal yang termasuk ke dalam sunah-sunah khotbah jumat. Sunah salat jumat adalah sebagai berikut.
Khotbah disampaikan diatas mimbar atau di tempat yang sedikit lebih tinggi dari jamaah salat jumat
Khotib menyampaikan khotbah dengan suara yang jelas, terang, fasih, berurutan, sistematis, mudah dipahami dan tidak terlalu panjang atau terlalu pendek
Khotib harus menghadap arah jemaah
Khotib memberi salam pada awal khotbah
Khotib hendaklah duduk sebentar di kursi mimbar setelah mengucapkan salam pada waktu azan disuarakan
Khatib membaca surat Al Ikhlas ketika duduk diantara dua khotbah
Khotib menertibkan rukun khotbah, terutama salawat nabi Muhammad SAW dan wasiat takwa terhadap jamaah
Adapun mengenai panjang pendeknya khotbah, hadits menyatakan sebagai berikut. yang artinya : “Rasulullah SAW memanjangkan salat dan memendekkan khotbahnya.” (HR Nasai)
5. Fungsi khotbah jumat
Khotbah sebenarnya memilki banyak sekali fungsi, baik bagi muslim secara individu maupun secara sosial kemasyarakatan yakni antara lain sebagai berikut.
Memberi pengajaran kepada jamaah mengenai bacaan dalam rukun khotbah, terutama bagi jamaah yang kurang memahami bahasa Arab
Mendorong jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah
Mengajak jamaah untuk selalu berjuang menggiatkan dan membudayakan syariat Islam dalam masyarakat.
Mengajak jamaah untuk selalu berusaha meningkatkan amar ma’ruf dan nahi munkar
Menyampaikan informasi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan hal-hal yang bersifat aktual kepada jamaah
Merupakan kesempurnaan salat jumat karena salat jumat hanya dua rakaat
Mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah
Mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan amal shaleh dan lebih memperhatikan yang kurang mampu untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat
Mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan akhlakul karimah dalam kehidupan pribadi, masyarakat, berbangsa dan bernegara
Mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan kemauan untuk menuntut ilmu pengetahuan dan wawasan keagamaan
Mengingatkan kaum muslim agar meningkatklan ukhuwah islamiyah dan membantu sesama muslim
Mengingatkan kaum muslim agar rajin dan giat bekerja untuk mengejar kemajuan dalam mencapai kehidupan dunia dan akhirat yang sempurna
Mengingatkan kaum muslim mengenai ajaran Islam, baik perintah maupun larangan yang terdapat didalamnya.

C. Perbedaan Berkhotbah dan Berdakwah
Dari hal-hal yang telah dijabarkan pada penjelasan teerdahulu, dapat kita analisa bahwa antara berdakwah dan berkhotbah terlihat memiliki persamaan. Akan tetapi, tentu saja antara keduanya dapat dibedakan karena memiliki tata cara yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat kita ihtisarkan sebagai berikut.
Dakwah
Khotbah
Dapat dilaksanakan kapan saja
Tidak ada rukun dan syaratnya
Tidak ada mimbar tempat khusus pada pelaksanaannya
Waktu tidak dibatasi dan siapapun boleh berdakwah
Dapat dilakukan dengan cara kreatif dan inovatif seperti seminar, lokakarya, pelatihan atau sarasehan
1. Dilaksanakan secara rutin sebagaimana hari jumat atau hari raya Idul Fitri dan Idul Adha
2. Ada rukun dan syaratnya
3. Ada mimbar khusu untuk menyampaikan khotbah
4. Waktunya terbatas dan membutuhkan pengetahuan luas.
5. Dilakukan secara khusus dan ada tata tertibnya
Adapun perbedaan antara pelaksanaan khotbah idul fitri dan idul adha dengan khotbah jumat adalah bahwa khotbah pada Idain dilaksanakan pada hari raya idul fitri dan idul adha, umumnya dilaksankan dilapangan luas dan diawali dengan salat dua rakaat yaitu salat sunah idul fitri dan idul adha, sedangkan khotbah jumat dilakukan sebelum pelaksanaan salat dimulai.

D. Cara Berlatih Menyusun Teks Khotbah atau Dakwah
Menyusun teks untuk berdakwah atau khotbah jumat memerlukan pembiasaan atau latihan agar dapat berkembang menjadi semakin baik. Bahkan, latihan-latihan semacam ini semakin diminati banyak orang dan telah banyak diberikan dalam suatu oelajaran yang kini disebutt public-speaking. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan ketika akan menyusun suatu teks atau naskah dakwah adalah sebagai berikut.
Membuat teks atau naskah setidaknya memiliki unsur-unsur sebagai berikut
a. Memberikan salam bagi para jamaah
b. Mengucapkan hamdalah atau puji-pujian kepada Allah
c. Awali dengan menyampaikan ayat-ayat Al Qur’an serta membaca ta’awuz dan basmalah
d. Teks atau naskah materi khotbah setidaknya memenuhi beberapa unsur yaitu: kalimat pembuka, materi inti, kesimpulan dan penutup
Mengucapkan dua kalimat sahadat
Berwasiat (meningkatkan takwa)

LATIHAN
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d atau e sesuai dengan jawaban yang paling tepat!
1. Melaksanakan salat jumat bagi laki-laki hukumnya adalah ….
wajib
sunah
mubah
makruh
jaiz
2. Dalam surah jumuah ayat : 9 dijelaskan bahwa apabila diseru untuk salat jumat agar segera meninggalkan …
makan
jual beli
bercakap-cakap
diskusi atau pengajian
seluruh aktivitas
3. Dakwah dalam Islam adalah wajib. Apabila kita melihat kemungkaran, hendaknya kita cegah. Mencegah yang paling rendah tingkat imannya adalah mencegah …
dengan tangan
dengan lidah
dengan hati
dengan menjauhi teman yang jahat
dengan mengutuk perbuatan itu
4. Membaca alhamdulillah termasuk …. khotbah
syarat
ketentuan
sunah
rukun
keharusan
5. Yang tidak termasuk rukun khotbah adalah membaca …
alhamdulillah
kalimat sahadat
salawat atas nabi Muhammad
ayat-ayat Al Qur’an
ayat kursi
6. Khotbah diawal, kemudian baru salat dua rakaat adalah salat …
Jumat
Idul adha
Kusuf dan khusuf
Istisqa
Idul fitri
7. Seorang khatib hendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut ini kecuali…
orang Islam
membaca hamdalah
fasih dalam membaca Al Qur’an
suci dari hadas dan najis
menutup aurat
8. Khatib adalah orang yang …
membuat teks khotbah
mengumandangkan azan
menyampaikan khotbah
mengimami salat jumat
menyampaikan ceramah
9. Yang termasuk ketentuan khatib jumat ialah …
mengetahui syarat, rukun dan sunah khotbah jumah jumat
fasih dalam membaca ayat Al Qur’an
berpakaian rapi dan sopan
duduk diantara dua khotbah
bersuara jelas dan dapat dimengerti oleh jemaah
10. Ketika khotib berkhotbah, jemaah salat jumat hendaknya …
berzikir dengan khusyuk
mendengar dan memperhatikannya
membaca ayat-ayat Al Qur’an
membaca buletin jumat
membaca doa dengan tawaduk
11. Salat terlebih dahulu, kemudian baru khotbah terdapat dalam salat …
Jumat
Duha
Tahajud
Istikharah
Idul fitri
12. Secara etimologi dakwah berarti …
mengajak, menyeru atau memanggil
memaksa seseorang
membicarakan sesuatu
menyuruh atau memerintah
berwasiat dengan takwa
13. yang tidak termasuk syarat seorang juru dakwah ialah…
mempunyai ilmu dan pengetahuan
hidupnya sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang disampaikan
mengamalkan ilmu pengetahuan sesuai dengan kapasitasnya
mengembangkan wawasan keislaman yang dimilikinya
memberikan contoh-contoh dari dirinya sendir dan keluarganya
14. Ketika masuk masuk masjid, setiap muslim sebelum duduk sebaiknya melakukan ..
membaca salawat nabi
iktikaf
salat tahiyatul masjid
membaca zikir
membaca Al Qur’an
15. Berikut ini yang tidak termasuk sunah khotbah jumat adalah …
khotbah di atas mimbar
khatib mengucapkan salam
khotbah dimulai setelah masuk waktu zuhur
khotbah diucapkan dengan fasih
khatib menghadap kearah jemaah
16. Para berpendapat rukun khutbah itu dalam bahasa….
bahasa Arab
bahasa Inggeris
bahasa Indonesia
bahasa daerah
bahasa yang dipahami
17. Membaca salah satu ayat Al-qur’an adalah merupakan…
rukun
syarat
sunat
hikmah
pelengkap
18. Membaca dua syahadat merupakan ….
a. rukun
b. syarat
c. sunat
d. hikmah
e. pelengkap
19. Duduk antara dua khutbah merupakan…
a. rukun
b. syarat
c. sunat
d. hikmah
e. pelengkap
20. Doa untuk kaum muslimin dan muslimat merupakan….
a. rukun
b. syarat
c. sunat
d. hikmah
e. pelengkap

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan maksud dakwah secara terminologi!
2. Tulislah surah jumuah ayat 9 dan jelaskan maksudnya
3. Tulislah perbedaan khotbah dengan ceramah!
4. Sebutkan rukun khotbah jumat!
5. Sebutkanlah syarat-syarat yang harus dimiliki seorang khotib!
6. Mengapa khatib harus fasih dalam membaca Al Qur’an? Jelaskan!
7. Mengapa khotbah harus pendek? Jelaskan alasanmu!
8. Wasiat apa yang harus disampaikan khatib? Sebutkanlah
9. Mengapa jamaah tidak boleh bicara ketika khotbah sedang berlangsung? Jelaskanlah!
10. Tulislah sunah khotbah jumat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar